Inilah 5 Cara Mudah Beternak Lele Untuk Hasil Yang Memuaskan

Ikan mengandung banyak gizi penting yang diperlukan untuk kesehatan tubuh. Salah satu ikan yang banyak diminati untuk dikonsumsi di Indonesia adalah ikan lele. Ikan lele banyak dijual di pasar dengan harga yang terjangkau. Karena ikan lele ini banyak menjadi incaran pembeli, tidak ada salahnya untuk mengetahui cara mudah beternak lele.

Jika telaten saat mengurus lele, tentu hasil yang didapat akan memuaskan. Hal ini pun bisa dijadikan ladang bisnis yang cukup menjanjikan. Penasaran seperti apakah cara beternak lele dengan hasil memuaskan? Apakah caranya mudah? Yuk, simak ulasan di bawah ini untuk mencari tahu jawabannya.

1. Menyiapkan Kolam Lele

Cara mudah beternak lele yang pertama adalah dengan menyiapkan kolamnya. Untuk membuat kolam ini cukup mudah. Bisa dari kolam semen, kolam dari terpal, atau kolam dari tanah itu sendiri. Agar ikan lele dapat bertahan hidup, pastikan ukuran kolamnya dibuat dengan cukup besar. Sehingga, oksigen untuk lele akan terpenuhi.

Setelah membuat kolam, isilah dengan air. Setelah air kolam terisi, tunggulah selama 3 sampai 7 hari. Jangan langsung memasukkan bibit lele. Proses menunggu ini dilakukan agar di kolam terbentuk lumut. Manfaat dari lumut ini adalah agar air kolam tidak cepat keruh.

2. Memilih Bibit Unggul

Memilih bibit ikan lele yang unggul harus dilakukan secara jeli. Bibit unggul dipilih agar lele tidak mudah mati karena penyakit. Saat diberi makanan, bibit lele yang unggul akan bergerak dengan aktif. Jadi, pastikan tidak salah pilih. Bibit unggul ini selanjutnya akan menghasilkan ikan lele yang sehat dengan warna terangnya.

Untuk pemula sebaiknya coba beternak ikan lele dumbo. Ikan lele jenis ini cukup mudah dalam perawatannya. Kualitas daging ikan lele jenis ini juga sangat baik. Hebatnya lagi, ikan lele dumbo dapat berkembang biak dalam jumlah yang banyak.

3. Menebar Bibit Unggul

Selain memilih bibit unggul, perhatikan pula cara dan waktu untuk menebarnya. Cara menebar bibit lele yang baik adalah dengan menggunakan ember yang sudah diisi dengan bibit lele. Setelah itu, masukkan ember ke dalam kolam agar bibit lele keluar sendiri.

Jika bibit langsung disebar secara tidak beraturan, maka lele akan stress dan berujung mati. Selain cara menebar, perhatikan pula kapan waktu yang tepat.untuk menebar bibit lele ini bisa saat pagi atau malam hari. Pada waktu ini, ikan lele berada dalam kondisi yang cukup tenang.

4. Memisahkan Ukuran Lele

Cara mudah beternak lele selanjutnya adalah dengan memisahkan ukurannya. Hal ini dilakukan agar keuntungan yang didapat lebih besar. Pindahkan ikan lele yang ukurannya lebih kecil ke tempat lainnya.

Tujuan dari pemisahan ini adalah agar ikan lele yang besar tidak memusuhi ikan lele yang kecil. Sehingga kualitas semua lele akan terjaga dengan baik. Pemisahan ikan lele ini bisa dilakukan saat usianya mencapai 20 hari.

5. Menjaga Kualitas Air dan Kedalaman Kolam

Memang ikan lele ini tetap dapat hidup meski airnya berlumpur dengan banyak lumut. Namun, selalu perhatikan kualitas airnya dengan baik. Takutnya air kolam berlumpur karena terkena limbah. Hal ini tidak akan baik untuk pertumbuhan lele.

Biasanya, kedalaman kolam lele di bulan awal adalah 20 cm. Setelah bulan kedua menjadi 40 cm dan di bulan ketiga 80 cm. Pastikan untuk mengatur kedalaman kolam dengan baik. Tambahkan tanaman air agar oksigen di air kolam tetap terpenuhi. Tanaman ini nantinya juga dapat membantu untuk menyerap racun di kolam.

Itulah beberapa cara mudah beternak lele yang bisa dicoba. Cukup mudah kan caranya? Yuk, coba mulai beternak lele agar menjadi bisnis yang menguntungkan. Jangan lupa perhatikan cara beternak di atas agar hasilnya pun memuaskan. Semoga bermanfaat!