Sebagai salah satu hewan peliharaan yang menggemaskan, manja, dan senang bermain, kucing banyak ditemukan di berbagai tempat. Mulai dari jalan raya, perumahan, sekolah, sekitar gedung bertingkat, dan lain sebagainya. Kucing juga salah satu hewan peliharaan yang populer selain anjing, burung, dan ikan. Meski demikian kucing juga identik dengan penyakit toksoplasmosis yang dikhawatirkan membawa efek negatif jangka panjang pada orang yang memeliharanya. Toksoplasma merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada toxoplasma gondii, untuk itu penting mengetahui cara mencegah toksoplasmosis dari kucing.

Jika terinfeksi, orang dengan sistem kekebalan tubuh normal cenderung mengalami gejala yang masih ringan. Akan tetapi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang kurang kuat berisiko terkena gejala yang lebih parah seperti demam, hingga pembesaran kelenjar getah bening, bahkan berdampak pada kesehatan bayi pada ibu hamil.  Oleh karena itu menjadi penting untuk mencari informasi cara mencegah toksoplasmosis dari kucing agar dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

1. Vaksin

Berikan vaksin pada kucing sesuai dengan usia dan kebutuhan kucing. Hal ini bertujuan untuk menghindari kucing dari serangan virus atau bakteri yang berbahaya. Agar dapat memberikan vaksin yang tepat, kita perlu mengkonsultasikannya dengan dokter hewan. Dengan memberi vaksin pada kucing, risiko kucing dan pemiliknya untuk mengalami toksoplasma jauh lebih rendah karena vaksin memiliki kemampuan dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Pelihara di Rumah

Biasakan kucing untuk lebih banyak berada di lingkungan rumah atau area sekitar rumah. Jangan sering bermain di luar rumah agar tidak mudah terkontaminasi oleh bakteri atau dari memakan tikus liar yang berada di lingkungan luar. Tentu saja kebersihan rumah juga harus diperhatikan. Sebab rumah yang bersih akan lebih terbebas dari kecoak, tikus, atau hewan-hewan kotor lainnya.

3. Makanan Kucing

Makanan yang dikonsumsi oleh kucing harus selalu diperhatikan. Berikan makanan yang aman dan meningkatkan kesehatan kucing seperti makanan basah dan makanan kering yang dapat dibeli di toko hewan atau supermarket. Jangan memberikan makanan mentah seperti ikan atau daging mentah, karena di dalamnya masih terkandung banyak bakteri yang belum mati. Jika ingin memberi ikan lebih baik dimasak terlebih dahulu seperti dikukus atau digoreng.

4. Hindari Kotoran

Apabila kucing mengeluarkan kotoran, sebelum membersihkannya kita harus menggunakan sarung tangan terlebih dahulu. Jangan melakukan kontak langsung dengan kotorannyam sebab di sana tempat bakteri dan virus dalam tubuh kucing banyak berkumpul. Membersihkan kotoran kucing sebaiknya dilakukan 1-2 kali sehari dan menggunakan pasir khusus untuk tempat kucing membuang kotoran.

5. Memandikan Kucing

Cara mencegah toksoplasmosis dari kucing yang tidak kalah penting adalah mandi. Untuk menjaga tubuh kucing dari kutu, bakteri, dan virus yang membahayakan kucing, mandikan kucing paling tidak 3 kali dalam sebulan atau seminggu sekali. Gunakan shampoo kucing dan keringkan bulunya dengan handuk yang lembut agar kucing merasa nyaman dan tidak kedinginan.

6. Mencuci Tangan

Poin ini terlihat sederhana, namun seringkali dilupakan dan disepelekan. Mencuci tangan setiap selesai bermain dengan kucing sangat penting untuk mencegah kita dari serangan virus dan bakteri. Sebab penularan virus dari kucing dapat berasal darimana saja terutama tangan. Tangan yang tidak dicuci kemudian tanpa sadar digunakan untuk menggaruk, makan, minum, dan sebagainya bisa mengakibatkan tersebarnya virus.

Bila telah memahami cara mencegah toksoplasmosis dari kucing, selanjutnya dapat dipraktekkan sembari dikonsultasikan dengan orang lain yang juga memelihara kucing seperti melalui komunitas pecinta binatang, atau dengan dokter untuk menambah pengetahuan. Tidak perlu lagi khawatir berlebihan dan tetap bisa memelihara kucing yang disayangi.