5 Jenis Kucing Peliharaan Unik dan Cantik

Memelihara hewan bisa menjadi pilihan jika seseorang mengalami stress karena tekanan kehidupan. Ada banyak jenis kucing peliharaan yang bisa dipertimbangkan untuk dipelihara. Di Indonesia jenis kucing Anggora dan Persia adalah jenis kucing yang digemari. Namun, ada jenis kucing lain yang tak kalah unik dan cantik untuk dijadikan peliharaan di rumah, berikut ini ulasannya:

1. Kucing Ragdoll

Jenis kucing ini merupakan salah satu jenis kucing peliharaan dengan bobot tubuh terbesar di dunia. Berat badannnya bisa mencapai antara 5 kg sampai dengan 9 kg.  Disebut ragdoll karena bentuknya seperti boneka dan sifatnya yang manja kepada manusia seperti boneka serta bulu panjangnya lembut seperti kain.

Secara umum kucing Ragdoll memiliki tiga corak warna yaitu colorpoint dimana terdapat corak gelap di ujung-ujung kaki-tangan, wajah dan ekor. Mitted yaitu di tangan dan kakinya terdapat corak berwarna putih, jika dilihat keseluruhan seperti menggunakan kaus kaki. Bicolor yaitu kucing ini memiliki dua warna pada tubuhnya.

2. Kucing Munchkin

Alias kucing berkaki pendek dan juga memegang rekor sebagai kucing ras terpendek di dunia tapi, memiliki bulu yang panjang. Karena tubuhnya yang kecil kucing ini sangat cocok menemani keluarga. Apalagi bentuknya yang ‘buntal’ sangat imut sehingga bisa membuat geram oleh orang yang melihatnya. Untuk merawatnya diperlukan pemberian makanan protein tinggi dan selalu menjaga kebersihan kucing. Mengingat bulu yang panjang mudah menjadi tempat bersarang kotoran. Pemilik harus rajin menyisir agar bulunya tidak kusut.

3. Kucing Scottish Fold

Keunikan dari kucing ini adalah telinganya yang terlipat serta ditambah bentuk wajahnya yang bulat maka tidak heran banyak orang yang jatuh cinta pada kucing ini. Berat badan kucing Scottish Fold bisa mencapai 2 kg sampai dengan 6 kg. Kucing ini memiliki bulu yang sedang sehingga untuk perawatannya tidak terlalu sulit. Kucing Scottish Fold merupakan jenis kucing peliharaan yang cocok jika pemilik memiliki jenis kucing yang lain. Karena kucing jenis ini memiliki tingkat bersosialiasi yang tinggi alias mudah bergaul dengan kucing lain.

4. Kucing Maine Coon

Salah satu jenis kucing terbesar dan tinggi yang ada di dunia. Bobot tubuh pejantan bisa mencapai 6 kg sampai dengan 9 kg sedangkan bobot tubuh betina bisa mencapai 4 kg sampai dengan 6 kg. Untuk tingginya sendiri, baik pejantan maupun betina bisa mencapai tinggi satu meter.

Selain dianugerahi badan besar dan tinggi. Kucing ini memiliki bulu yang panjang dan karakteristik tubuh yang dominan berbeda dari jenis kucing lain. Maine Coon memiliki telinga yang besar berujung lancip, dahi yang melengkung, tulang pipi yang menonjol, ekor yang panjang dan bulu yang mengembang.

  1. Kucing Russian Blue

Sesuai namanya kucing ini berasal dari Rusia dan memiliki warna biru perak bermata hijau, tidak heran jika pecinta kucing di Indonesia begitu menyukai kucing jenis ini. Bulunya pendek tapi sangat lembut, memiliki sifat pemalu namun bisa beradaptasi dengan cepat. Selain itu, kucing ini termasuk kucing cerdas dan suka menjelajah ruangan untuk mencari tahu. Berat badan kucing Russian Blue bisa mencapai 3,5 kg sampai dengan 7 kg, memiliki usia yang cukup panjang antara 15 sampai dengan 25 tahun.

Untuk perawatannya, kucing ini harus dimandikan secara rutin karena menyukai kebersihan. Serta mencegah terkena penyakit karena kotoran atau pun jamur.Sebenarnya kucing kampung atau lokal juga bisa dijadikan kucing peliharaan, yang perlu diperhatikan adalah kucing kampung lebih agresif dibandingkan kucing ras. Dan perlu dijinakkan sejak dini karena kucing yang dipelihara harus bersih sedangkan kucing kampung terkenal galak jika terkena air.

Untuk memelihara kucing akan lebih baik jika mengadopsi bukan membeli, apa lagi Jenis kucing peliharaan cukuplah banyak. Dimana selain memelihara, pengadopsi juga menyelamatkan nyawa hewan tersebut dan tentunya dapat juga dijadikan hiburan tersendiri.

Lima Referensi Makanan Sehat untuk Kelinci

Kelinci ialah binatang herbivora yang banyak menjadi peliharaan di sejumlah masyarakat karena lucu dan unik. Peningkatan pemelihara kelinci meningkat tiap tahunnya sebesar 20%. Bahkan, harga kelinci pun meningkat, mulai dari puluhan rupiah hingga jutaan rupiah bergantung pada jenisnya. Anak-anak sampai orang-orang dewasa tidak ketinggalan untuk memelihara binatang menggemaskan satu ini. Tentu saja harus selalu memberi makanan sehat untuk kelinci agar kelinci selalu kuat sehat.

Memelihara kelinci, tentunya harus memperhatikan pola hidup sehatnya, apalagi mengenai makanan kelinci yang harus cukup nutrisi tiap harinya. Pemilihan makanan untuk kelinci juga harus selektif, apakah makanan itu baik atau tidaknya untuk kelinci. Hal itu untuk menunjang kesehatan kelinci agar terhindar dari penyakit berbahaya. Berikut ini lima makanan sehat kelinci untuk dikonsumsi:

1. Wortel

Makanan yang sangat digemari kelinci adalah wortel, pakan berwarna oranye ini, memiliki banyak khasiat untuk menjaga antibodi kelinci. Daging wortel mengandung banyak vitamin A yang dapat membantu merawat penglihatan kelinci. Selain itu, vitamin A juga dapat penyembuhkan luka pada kelinci dengan sangat cepat. Tidak hanya daging wortel, daun wortel dan akar wortel juga tak kalah manfaatnya.

Kandungan beta karoten dalam daun wortel bisa menambah hormon seksual kelinci baik jantan maupun betina. Kemudian, makanan sehat untuk kelinci yang berfungsi untuk mengoptimalkan fungsi hati adalah akar wortel. Kesehatan yang prima dari kelinci akan melancarkan pencernaan, daya tahan tubuh yang tinggi, dengan mengkonsumsi akar wortel.

2. Jerami (Pelet)

Rumput-rumputan yang sudah dikeringkan di bawah matahari juga dapat dijadikan tambahan nutrisi kelinci. Sebutan lainnya ialah jerami atau pelet, yang menjadi makanan pokok dan harus diberikan setiap hari. Kelinci diharuskan setiap hari diberi pelet karena banyaknya protein, kalsium dan nutrisi pada pelet tersebut. Pelet itu dapat menjaga kesehatan gigi serta pencernaan kelinci.

Tambahan lainnya yaitu, pelet harus ada kandungan serat sejumlah 18%, akan tetapi, hindari pelet yang mengandung alfalfa terlalu banyak.Pelet alfalfa yang tinggi protein dan kalorinya itu, akan menyebabkan gigi kelinci rusak, maka dari itu, kandungan pelet alfalfa cocok buat ternakan kambing saja, tidak cocok untuk kelinci.

3. Sayur-sayuran

Kandungan nutrisi dari sayur-sayuran cocok untuk manusia begitu juga dengan kelinci, makanan sehat untuk kelinci ini bermanfaat sekali. Semua itu karena air yang terkandung dalam sayuran dapat membantu proses pencernaan kelinci. Namun, sayuran dengan kadar kalsium rendah semakin baik untuk kesehatan kelinci.  Contoh sayuran berkadar rendah itu adalah sawi, brokoli, dan kubis  menjadi pilihan sayuran yang sangat tepat.

Sawi hijau atau putih yang segar dapat dijadikan pakan kelinci karena membantu memperlancar aliran darah pada kelinci. Brokoli menjadi favorit kelinci karena rasanya yang manis, begitu juga kubis, daunnnya yang hijau muda itu dapat menambah nafsu makan kelinci. Adapun sayur-sayuran lainnya seperti bayam, daun lobak, kangkung dan sebagainya.

4. Buah Tomat

Makanan sehat untuk kelinci bisa juga berupa buah-buahan yang banyak mengandung berbagai vitamin.Buah-buahan sebagai pakan kelinci, misalnya tomat, yang menjadi sumber bagi vitamin C dan A. Cukup memberi tomat sebesar 100 gram pada kelinci, itu sangat cukup memenuhi 20% kebutuhan vitamin A dan C untuk sehari. Tomat memiliki berbagai khasiat, seperti antioksidan, menangkal pendarahan pembuluh darah dan kesehatan mata.

5. Buah Apel

Apel adalah buah terbaik untuk kelinci sebagai sumber serat yang melimpah dan baik untuk mengoptimalkan kesehatan. Buah apel dipotong kecil kemudian hindarkan batang dan bijinya. Hindari batang dan biji apel karena terlalu banyak serat dan tidak bagus untuk kelinci. Buah-buahan lainnya yang baik untuk antibodi kelinci, ialah pisang, manga, pear dan strawberry.

Itulah referensi lima jenis makanan sehat untuk kelinci agar tetap kuat yang harus diketahui para pencinta kelinci. Tetap berikan makanan yang bergizi agar kelinci merasa disayangi oleh pemiliknya dan tumbuh baik. Terus merawat kelinci dengan memberinya makan, jangan lupa untuk membersihkan kandang kelinci.

Cara Beternak Bebek Yang Sangat Mudah

Bebek merupakan salah satu hewan unggas yang sering dijadikan hewan ternak oleh para peternak. Dagingnya yang banyak disukai hampir oleh seluruh masyarakat Indonesia sendiri membuat ternak bebek menjadi salah satu ternak yang sangat menjanjikan. Bagi yang tertarik ingin ternak bebek, berikut ini adalah cara beternak bebek yang sangat mudah.

1. Menyiapkan Kandang

Cara beternak bebek yang sangat mudah yang harus dilakukan pertama kali adalah menyiapkan kandang untuk beternak bebek. Kandang yang bagus untuk beternak bebek merupakan kandang panggung. Dimana kandang tersebut menghadap ke timur yakni ke arah dimana matahari terbit.

Pada dasarnya, kandang untuk ternak bebek sendiri terbagi ke dalam tiga jenis. Yang pertama adalah kandang jenis DOD yakni kandang yang digunakan juga untuk anak ayam. Yang kedua adalah brower yakni kandang yang diperuntukkan untuk bebek remaja selama perawatan. Dan yang terakhir adalah layer yakni kandang yang digunakan khusus untuk bebek petelur.

Pemilihan jenis kandang sendiri bisa disesuaikan dengan bebek yang akan diternak. Selain itu buatlah kandang dari bahan yang berkualitas agar proses ternak bisa berjalan dengan lancar dan bebek bisa tumbuh sehat dan menghasilkan telur yang banyak.

2. Memilih Indukan

Setelah menyediakan kandang, cara beternak bebek yang selanjutnya adalah memilih indukan. Dalam memilih indukan sendiri pastikan berasal dari indukan yang berkualitas yakni dari telur yang dihasilkan oleh bebek petelur betina yang unggul. Selain itu, pastikan juga dalam pemilihan bebek jantan harus dari bebek jantan yang berkualitas unggul juga. Agar proses ternak bisa berjalan lancar dan menghasilkan telur yang banyak.

3. Proses Pengkawinan

Jika memilih ternak dari bebek yang siap untuk dikawinkan, maka pemilihan indukan baik jantan maupun betina harus yang berkualitas dan unggul. Hal tersebut agar telur yang dihasilkan tidak kalah unggul dari induknya serta bisa menghasilkan telur yang banyak. Dalam proses pengkawinan sendiri biarkan bebek jantan dan betina berada dalam satu kandang yang sama dan dilakukan pembuahan secara alami.

4. Memberikan Pakan Yang Bergizi

Selain ke tiga di atas, cara dalam beternak bebek yang selanjutnya adalah memberikan pakan yang bergizi pada bebek. Pemberian pakan yang bergizi guna untuk memenuhi kebutuhan gizi dari bebek itu sendiri. Dengan pemberian pakan yang bergizi, diharapkan bebek bisa tumbuh dengan sehat, mempunyai bobot yang besar, dan tentu menghasilkan telur yang banyak dan sehat. Maka dari itu, pemberian pakan yang bergizi sendiri harus diperhatikan dengan baik. Berilah bebek pakan yang bergizi secara rutin sehari dua kali. Pastikan juga pasokan air pun terpenuhi.

5. Memberikan Perawatan Yang Intensif

Dan cara beternak bebek yang terakhir adalah memberikan perawatan yang intensif pada bebek. Perawatan tersebut antara lain berikan bebek vaksin dan  vitamin secara rutin. Hal tersebut bisa membuat antibody bebek semakin kuat dan tahan terhadap berbagai macam penyakit. Jika antibody bebek kuat, maka bebek pun akan tumbuh dengan baik dan sehat. Bobotnya pun akan besar dan menghasilkan telur yang banyak.

Selain itu, pastikan juga perawatan pada kandang bebek senantiasa dibersihkan secara rutin. Selain mampu membuat bebek merasa nyaman, kandang yang bersih pun dapat membuat bebek jauh lebih sehat. Jadi, pastikan juga untuk merawat kebersihan kandang secara rutin. Agar bebek bisa tumbuh dan berkembang sehat.

Itulah cara beternak bebek yang sangat mudah dan bisa dilakukan oleh sendiri. Dengan melakukan cara-cara di atas maka proses ternak pun bisa tumbuh dengan baik dang menghasilkan bobot bebek yang besar serta telur yang banyak.

Inilah 5 Cara Mudah Beternak Lele Untuk Hasil Yang Memuaskan

Ikan mengandung banyak gizi penting yang diperlukan untuk kesehatan tubuh. Salah satu ikan yang banyak diminati untuk dikonsumsi di Indonesia adalah ikan lele. Ikan lele banyak dijual di pasar dengan harga yang terjangkau. Karena ikan lele ini banyak menjadi incaran pembeli, tidak ada salahnya untuk mengetahui cara mudah beternak lele.

Jika telaten saat mengurus lele, tentu hasil yang didapat akan memuaskan. Hal ini pun bisa dijadikan ladang bisnis yang cukup menjanjikan. Penasaran seperti apakah cara beternak lele dengan hasil memuaskan? Apakah caranya mudah? Yuk, simak ulasan di bawah ini untuk mencari tahu jawabannya.

1. Menyiapkan Kolam Lele

Cara mudah beternak lele yang pertama adalah dengan menyiapkan kolamnya. Untuk membuat kolam ini cukup mudah. Bisa dari kolam semen, kolam dari terpal, atau kolam dari tanah itu sendiri. Agar ikan lele dapat bertahan hidup, pastikan ukuran kolamnya dibuat dengan cukup besar. Sehingga, oksigen untuk lele akan terpenuhi.

Setelah membuat kolam, isilah dengan air. Setelah air kolam terisi, tunggulah selama 3 sampai 7 hari. Jangan langsung memasukkan bibit lele. Proses menunggu ini dilakukan agar di kolam terbentuk lumut. Manfaat dari lumut ini adalah agar air kolam tidak cepat keruh.

2. Memilih Bibit Unggul

Memilih bibit ikan lele yang unggul harus dilakukan secara jeli. Bibit unggul dipilih agar lele tidak mudah mati karena penyakit. Saat diberi makanan, bibit lele yang unggul akan bergerak dengan aktif. Jadi, pastikan tidak salah pilih. Bibit unggul ini selanjutnya akan menghasilkan ikan lele yang sehat dengan warna terangnya.

Untuk pemula sebaiknya coba beternak ikan lele dumbo. Ikan lele jenis ini cukup mudah dalam perawatannya. Kualitas daging ikan lele jenis ini juga sangat baik. Hebatnya lagi, ikan lele dumbo dapat berkembang biak dalam jumlah yang banyak.

3. Menebar Bibit Unggul

Selain memilih bibit unggul, perhatikan pula cara dan waktu untuk menebarnya. Cara menebar bibit lele yang baik adalah dengan menggunakan ember yang sudah diisi dengan bibit lele. Setelah itu, masukkan ember ke dalam kolam agar bibit lele keluar sendiri.

Jika bibit langsung disebar secara tidak beraturan, maka lele akan stress dan berujung mati. Selain cara menebar, perhatikan pula kapan waktu yang tepat.untuk menebar bibit lele ini bisa saat pagi atau malam hari. Pada waktu ini, ikan lele berada dalam kondisi yang cukup tenang.

4. Memisahkan Ukuran Lele

Cara mudah beternak lele selanjutnya adalah dengan memisahkan ukurannya. Hal ini dilakukan agar keuntungan yang didapat lebih besar. Pindahkan ikan lele yang ukurannya lebih kecil ke tempat lainnya.

Tujuan dari pemisahan ini adalah agar ikan lele yang besar tidak memusuhi ikan lele yang kecil. Sehingga kualitas semua lele akan terjaga dengan baik. Pemisahan ikan lele ini bisa dilakukan saat usianya mencapai 20 hari.

5. Menjaga Kualitas Air dan Kedalaman Kolam

Memang ikan lele ini tetap dapat hidup meski airnya berlumpur dengan banyak lumut. Namun, selalu perhatikan kualitas airnya dengan baik. Takutnya air kolam berlumpur karena terkena limbah. Hal ini tidak akan baik untuk pertumbuhan lele.

Biasanya, kedalaman kolam lele di bulan awal adalah 20 cm. Setelah bulan kedua menjadi 40 cm dan di bulan ketiga 80 cm. Pastikan untuk mengatur kedalaman kolam dengan baik. Tambahkan tanaman air agar oksigen di air kolam tetap terpenuhi. Tanaman ini nantinya juga dapat membantu untuk menyerap racun di kolam.

Itulah beberapa cara mudah beternak lele yang bisa dicoba. Cukup mudah kan caranya? Yuk, coba mulai beternak lele agar menjadi bisnis yang menguntungkan. Jangan lupa perhatikan cara beternak di atas agar hasilnya pun memuaskan. Semoga bermanfaat!

Cara Memelihara Kucing Anggora, Dijamin Berhasil!

Kucing anggora merupakan salah satu hewan peliharaan yang memiliki ciri khas yang sangat unik. Baik dari bulu kucingnya, tingkah lakunya yang lucu dan juga warnanya yang membuat semakin menawan. Karena keistimewaan tersebut tentu saja cara merawatnya pun tidak seperti kucing pada umumnya. Perlu dilakukan perawatan secara teratur guna memelihara kebersihan dan juga keindahan bulunya yang lebat. Berikut ini cara memelihara kucing anggora yang wajib dipraktekkan di rumah :

1. Pilihlah Kandang Yang Tepat

Langkah pertama yang harus disiapkan ketika memelihara hewan tentu saja kandangnya. Kandang untuk kucing anggora tidak perlu mewah dan memiliki peralatan yang bagus. Pilihlah kandang yang luas yang bisa ditempati kucing anggora untuk bermain, karena pada dasarnya hewan peliharaan yang jinak sangat suka diajak bermain. Sediakan pula pasir zeolit dalam kandang tersebut guna melapisi jika kucing anggora buang air. Sebaiknya pasir diganti 3 kali dalam seminggu agar kebersihan kandang tetap terjaga. Akan tetapi alangkah lebih bagusnya jika hewan peliharaan bisa diajarkan untuk membuang air di wc.

2. Mengatur Pola Dan Jenis Makanan Yang Dikonsumsi

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh kucing anggora ini yakni masalah obesitas. Maka dari itu perlu kiranya untuk mengatur pola makannya. Sebaiknya berikan makanan yang memiliki kandungan protein yang tinggi. usahakan tidak kurang dari 50% protein. Selain itu sangat disarankan untuk memberikan makanan pada pagi hari dan sore hari. Pembagian waktu tersebut sangat tepat supaya menghindari masalah obesitas pada kucing anggora. Berat yang ideal untuk kucing anggora jantan yakni 5,5 kg. Sedangkan untuk yang betinanya yakni 3-5 kg.

3. Sediakan Mainan

Untuk melatih mental kucing anggora, sebaiknya sediakan beberapa mainan yang dapat dimainkan. Seperti tikus mainan, bola karet, dan juga tempat panjatan yang sangat berguna untuk tempat pijakan bermainnya. Tentu saja semua bisa membangun mental dan juga menumbuhkan ide-ide kreatif pada kucing tersebut.

4. Menyisir Bulu Secara Rutin

Selanjutnya lakukan perawatan bulunya. Supaya bulu tetap menawan sebaiknya disisir secara rutin minimal sekali dalam dua hari. Gunakan bulu sisir yang panjang untuk menyisir anggora. Hindari untuk menyisir pada bagian dada dan perut dikarenakan bulu kucing pada bagian tersebut sangat rentan untuk rontok dan patah. Rutin menyisir bulu pada kucing anggora juga berguna menghindari hair ball yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada kucing.

5. Memandikan Dan Membersihkan Telinga

Untuk kucing jenis anggora memandikannya cukup sekali dalam dua bulan, dikarenakan bulunya yang sangat rentan terhadap rontok maka tidak dianjurkan untuk memandikannya terlalu sering. Pada saat dimandikan usahakan memilih shampo yang tepat sehingga bulunya bisa tetap lebat dan jangan lupa untuk mengeringkannya menggunakan hair dryer. Setelah dimandikan jangan lupa untuk membersihkan area telinganya. Dikarenakan masalah pada indera pendengaran sering dialami oleh kucing jenis ini. Bersihkan telinga kucing menggunakan cotton ball supaya tidak menyakiti telinganya.

6. Memotong Kuku

Usahakan kucing anggora yang memiliki kuku yang pendek dikarenakan hobbynya yang suka memanjat. hal tersebut tentu saja dapat merusak barang dan perabotan rumah tangga. Usahakan memotong kuku satu kali dalam sebulan. Cukup memotong kuku pada bagian putih-putih saja, tidak usah sampai pada bagian yang berwarna pink.

7. Berkunjung Ke Dokter Hewan

Kiranya perlu untuk berkunjung ke dokter hewan untuk mengetahui kondisi kucing anggora yang dimiliki. Dan tentu saja dokter hewan bisa memberikan vaksin dan memastikan kondisi kucing dalam baik.

Itulah tadi cara memelihara kucing anggora yang bisa diikuti dan diaplikasikan untuk pecinta kucing anggora. Dengan menerapkan cara-cara di atas bisa membuat kucing bertahan lama dan juga memiliki keindahan yang sempurna

Cara Beternak Kelinci Ini Cocok Bagi Pemula Agar Semakin Sukses

Kelinci merupakan hewan yang tidak asing lagi dikalangan masyarakat. Hewan mamalia ini memiliki tubuh dengan banyak rambut serta bentuknya sangat lucu. Sehingga tidak jarang saat ini beberapa orang mulai melakukan bisnis dengan cara beternak kelinci.

Selain permintaan pasar untuk hewan peliharaan, beberapa orang juga menggunakan daging kelinci untuk dikonsumsi layaknya daging mamalia lainnya. Secara umum kelinci jika ditinjau dari habitatnya yaitu ada 2 jenis yaitu kelinci peliharaan dan kelinci liar. Oleh karena itu bagi yang berniat menjadi salah satu peternak kelinci maka tidak ada salahnya menyimak cara beternak kelinci berikut ini.

1. Mempersiapkan Lahan Untuk Kandang Beserta Jaraknya

Hal pertama yang dipersiapkan dalam cara beternak kelinci baik untuk pelaku bisnis dari skala kecil hingga besar adalah pembuatan kandang. Maka yang perlu diperhatikan adalah kesediaan lahan untuk kandang. Selain itu juga perlu meninjau jarak kandang dengan rumah, pasalnya jika jarak terlalu dekat maka akan menganggu kenyamanan pemilik rumah, misalnya dari bau kotorannya.

Jarak juga penting diperhatikan mengingat bahwa kelinci juga pasti mempunyai penyakit tersendir yang tentunya tidak baik jika disandingkan langsung dengan pemukiman. Selain jarak maka juga perhatikan terkait dengan kondisi cahaya. Maka usahakan kandang kelinci masih cukup menerima sinar matahari karena itu penting untuk perkembangan kelinci.

2. Mengukur Besar Dan Jenis Kandang

Setelah dengan matang menentukan letak dan jarak yang tepat antara kandang dan rumah. Maka selanjutnya menetukan ukuran dari kandang tersebut. Tidak ada patokan khusus asalkan pemilik bisa menyesuaikan besarnya kandang dengan banyaknya kelinci dan tentunya lahan juga. Secara umum setiap kelinci akan mendapatkan kandang sebesar 3 kali ukuran tubuhnya.

Adapun untuk jenis kandangnya maka ada 2 jenis pilihannya. Yaitu dari bahannya ada yag terbuat dari bambu adapula yang terbuat dari kayu bahkan alumuniaum. Sedangkan untuk sistem kandangnya ada yang tertutup dan terbuka.

3. Melakukan Pemilihan Bibit Kelinci

Untuk pemilihan bibit kelinci maka sesuaikan dengan jenis apa yang hendak diternakkan. Ada 2 jenis kelinci dalam hal ini yaitu kelinci hias atau kelinci pedaging. Untuk harga jualnya pun juga berbeda. Maka peternak harus menentukan hendak beternak kelinci hias atau kelinci daging.

Jika berniat memilih beternak kelinci hias maka usahakan memilih bibit kelinci yang memiliki bulu panjang Sedangkan jika hendak beternak kelinci pedaging maka salah satu cirinya adalah memiliki bulu yang pendek. Namun secara umum bibit kelinci yang baik bisa dilihat dari keaktifan geraknya.

Kemudian dari matanya nampak bersih, tidak ada cacat pada fisiknya, warna bulu tidak kusam serta usahakan memiliki fertilitas yang tinggi. Selain itu usahakan juga membeli kelinci jantan dan betina karena untuk proses perkembang biakan selanjutnya.

4. Melakukan Pengawinan Kelinci

Saat ingin memperbanyak jumlah kelinci maka langkah selajutnya adalah dengan mengawinkan antara kelinci jantan dan betina. Namun sebelumnya perhatikan beberapa hal berikut sebagai indikasi kelinci siap kawin.

Untuk yang pertama bisa ditinjau dari usianya. Dimana kelinci akan kawin pada usia 8 bulan lebih. Kemudian dari tingkah lakunya maka lebih gelisah dan sering mendekati kelinci yang beda jenis kelamin.

5. Merawat dan Memelihara kelinci

Pada saat merawat kelinci maka usahakan mencukupi kebutuhan makannya, bisa diberikan sayuran seperti wortel, kangkung dan masih banyak lagi. Jika jenis kelinci pedaging maka untuk makannya lebih banyak daripada kelinci hias. Selain itu juga perhatikan kebersihan kandangnya hal tersebut agar kelinci tidak mudah terserang penyakit karena kandang yang kotor.

Demikian itu cara beternak kelinci ini cocok bagi pemula mulai dari pembuatan kandang hingga pemberian pakan.Namun juga perlu diperhatikan terkait dengan psikologis kelinci, jadi pastikan tidak meletakkan anak kelinci dilingkungan yang bising karena membuat kelinci mudah stress dan ketakutan.

6 Cara Merawat Kuda Poni Yang Baik Dan Benar

Bagi para pecinta kuda, kuda poni menjadi salah satu hewan peliharaan yang wajib untuk dimiliki. Terlebih kuda poni sendiri sangat jinak dan nyaman untuk ditunggangi. Tentunya perawatan untuk kuda poni pun berbeda dari kuda yang lainnya karena bulunya yang menjadi daya tarik tersendiri. Adapun cara merawat kuda poni yang baik dan benar antara lain sebagai berikut.

1. Sering Menyisir Bulu Kuda Poni

Cara merawat kuda poni yang baik dan benar yang pertama adalah sering menyisir rambut dan bulu kuda poni itu sendiri. Menyisir bulu kuda poni berutujuan agar bulu kuda poni tidak kusut dan menghilangkan kotoran atau debu yang menempel pada bulu kuda poni itu sendiri. Caranya pun sangat gampang sekali yakni sisir rambut dan bulu kuda poni menggunakan sisir yang kasar terlebih dahulu, setelah itu lanjutkan dengan sisir yang lembut.

Apabila rambut atau bulu kuda poni mengalami kusut, maka jangan sekali-kali menyisirnya baik dengan sikat yang kasar maupun yang lembut. Akan tetapi gunakanlah jari tangan untuk merapihkannya terlebih dahulu. Apabila rambut atau bulu sudah tidak kusut, maka boleh menggunakan sisir yang kasar dan lembut untuk merapihkannya.

2. Memberikan Pakan Yang Mengandung Gizi Tinggi

Pemberian pakan yang mengandung gizi tinggi pun sangat diperlukan dalam perawatan kuda poni. Hal tersebut agar kuda poni bisa tumbuh dengan baik dan sehat serta tidak gampang terkena penyakit. Apabila kuda poni tumbuh dengan baik dan sehat, maka kuda poni pun bisa kapan saja diajak bermain atau ditunggangi. Pastikan pemberian paka bergizi seperti rumput atau khusus pakan kuda diberikan secara rutin.

3. Mandikan Kuda Poni Secara Teratur

Sebagaimana dengan kuda yang lainnya, kuda poni pun harus dimandikan secara teratur. Terlebih kuda poni sendiri mempunyai bulu dan rambut yang sangat indah dan menari, maka harus dimandikan secara rutin. Agar keindahan bulu dan rambut dari kuda poni sendiri senantiasa terjaga. Selain itu, agar kuda pun mempunyai tubuh yang sehat serta tidak terkena berbagai penyakit kulit yang bisa kapan saja menyerang.

4. Berikan Shampo Khusus Kuda Saat Memandikannya

Selain dengan memandikan kuda poni secara rutin, ada baiknya memberikan shampo khusus kuda saat memandikannya. Hal tersebut akan lebih memperindah rambut serta bulu dari kuda poni itu sendiri. Selain itu, rambut dan bulu kuda poni pun akan lebih wangi dan lembut. Berbagai penyakit kulit serta jamur pun disinyalir tidak akan mendekati kuda. Sehingga kuda pun akan tumbuh dengan sehat.

5. Pastikan Pemberian Air Putih Tercukupi

Sebagaimana yang diketahui, bahwa bukan hanya baik bagi manusia saja, air putih pun sangat baik untuk hewan. maka dari itu, pastikan pemberian air putih pada kuda poni tercukupi. Sama halnya dengan manusia, air putih pun sangat bagus untuk tubuh serta bulu dari kuda poni itu sendiri. Maka dari itu, pastikan pemberian air putih pada kuda poni senantiasa tercukupi.

6. Semprotkan Cairan Anti Lalat

Cara merawat kuda poni yang baik dan benar yang terakhir adalah dengan menyemprotkan cairan anti lalat. Terlebih jika musim panas atau suhu sedang panas, maka menyemprotkan cairan anti lalat pada kuda poni wajib untuk dilakukan. Karena lalat yang hinggap pada tubuh kuda mampu menyebabkan infeksi pada kuda itu sendiri.

Terlebih jika lalat itu sendiri menggit tubuh kuda, gigitan tersebut bisa menyebabkan kuda menjadi stress. Maka dari itu, menyemprotkan cairan lalat pada kuda poni sangat penting sekali diperhatikan dalam perawatan kuda poni itu sendiri.

Itulah cara merawat kuda poni yang baik dan benar dan mudah dilakukan oleh sendiri. Dengan merawat kuda poni sesuai dengan cara-cara di atas, selain mempunyai tubuh yang sehat, kuda poni pun akan mempunyai rambut dan bulu yang indah. Dimana rambut dan bulu kuda poni sendiri menjadi salah satu daya tarik bagi para pecinta kuda.

Ingin Memelihara Sebuah Hamster? Yuk Simak Jenis Hamster Peliharaan Berikut

ada banyak hal yang perlu diperhatikan ketika kita ingin memulai memelihara hamster. Ada sejumlah varietas hamster dan juga jenis yang cenderung bervariasi dalam beberapa karakteristik maupun penampilan. Berdasarkan varietas tersebut tentu membutuhkan perawatan yang berbeda pula. Nah, untuk mengetahui masing-masing varietas tersebut, berikut beberapa jenis hamster peliharaan yang perlu diketahui, simak informasinya berikut!

Jenis Varietas Hamster Peliharaan

Setidaknya ada beberapa jenis hamster peliharaan yang perlu diketahui. Dari beberapa hamster tersebut, jenis hamster yang paling umum biasanya dapat dengan mudah ditemukan di beberapa toko yang ada. Tentunya dari spesies hamster yang berbeda, mereka tidak boleh untuk dipelihara secara bersamaan. Berikut beberapa jenis hamster tersebut, antara lain:

1. Hamster Suriah Menjadi Jenis Yang Umum

Untuk jeniis hamster yang satu ini terbilang hamster jenis umum karena mudah ditemukan di setiap toko hewan peliharaan. Namun yang menjadi pusat perhatian yaitu dari beberapa hamster suriah ini, mereka tidak boleh untuk hidup bersamaan karena akan bertarung dengan sesama jenis yang ada. Meskipun begitu, jenis hamster ini menjadi hamster yang paling mudah untuk ditangani.

Hal yang penting untuk diketahui yaitu jenis hamster ini sangat bergantung kepada pemiliknya. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya teman hamster untuk bermain. Mereka akan lebih terbuka dan mengembangkan beberapa kemampuannya dengan pemiliknya selama berjam-jam.

2. Si Hamster Rusia Putih Atau Si Kerdil

Hamster jenis ini bisa dicampur dengan hamster dengan spesies yang sama. Hal tersebut karena jiwa sosial dari hamster ini sangat mudah untuk dijadikan satu. Namun ketika ingin menjadikan stau, pastikan telah bersama saat usia masih kecil atau muda. Hal tersbeut untuk menghindari adanya pertarungan yang tidak diinginkan. Cepat dan gesitnya si hamster ini terbilang sulit untuk ditangani.

Ada yang menyebutkan bahwa spesies jenis hamster ini mejadi spesies yang paling ramah. Namun untuk menjinakkan spesies hamster ini terbilang lebih sulit.

3. Spesies Hamster Yang Berasal Dari China

Meskipun memiliki ukuran yang hampir sama dengan spesies hamster kerdil, namun jenis hamster ini tidak bisa dijuluki dengan hamster kerdil sejati. Hal yang membedakan yaitu ada beberapa jenis hamster cina yang gesit dan juga cepat. Namun disisi lain juga terdapat beberapa tipe yang cenderung tidak mudah bergaul.

Karena kemampuan mudah bergaulnya, hamster ini terbilang makhluk teritorial. Pastikan untuk memisahkan ketika berkelahi dengan hamster yang lainnya. Namun ketika telah menemukan hamster lain yang cocok, pastikan untuk bisa menempatkan mereka secara berkelompok.

4. Jenis Hamster Campbell

Ukuran yang dimiliki oleh hamster jenis ini yaitu antara 3-4 inci. Dengan warnanya yang putih keabuan mereka mampu hidup sekitar 1,5 hingga 2 tahun. Jiwa sosial yang baik menjadikan hamster ini bisa hidup bersama dengan sesama hamster lainnya. Namun karena ukurannya yang terbilang kecil, jenis hamster ini sulit untuk ditangani.

Perkembangan hamster Campbell ini terbilang lebih mudah dibandingkan dengan yang lainnya. Meskipun begitu, pastikan untuk memperhatikan perkembangan dan perilaku dari hamster tersebut.

5. Roborovski Si Hamster Penasaran

Jenis hamster yang satu ini juga terbilang memiliki ukuran yang sangat kecil. Ukuran dari hamster jenis Roborovski ini yaitu sekitar 4 inci saja. Dengan warnanya yang cokelat serta aktivitas yang cepat dan juga sering penasaran dengan ada yang ada di sekelilingnya. Rata-rata hidup hamster ini lebih panjang sekitar 3 sampai 3,5 tahun. Kemampuan hidup berpasangan dan juga berkelompok menjadi hal yang menarik dari hamster ini.

Pastikan untuk selalu mengawasi perilaku dari hamster untuk menjaga kelangsungan hidup hamster yang hidup secara berkelompok ini. dengan rasa penasaran yang dimiliki hamster jenis Roborovski ini, akan menjadikan hamster tersebut mudah untuk dijinakkan.

Semua jenis hamster peliharaan tersebut memiliki keunggulan dan keunikan tersendiri. Dengan cara memelihara yang baik, hamster akan lebih ramah dengan pemiliknya.

Cara Memelihara Kelinci Rex Yang Wajib Diketahui

Memelihara kelinci menjadi salah satu hobi yang menarik dan tentunya bisa menambah kepekaan dan lainnya. Memiliki hewan peliharaan selain kelinci memang bisa dilakukan, namun dalam artikel ini akan dibahas mengenai kelinci. Lebih tepatnya adalah kelinci rex dan bagaimana cara memelihara kelinci rex yang wajib diketahui.

Memelihara kelinci memang bisa dibilang susah-susah gampang karena kelinci dianggap sangat rentan terhadap penyakit. Kelinci juga dikenal sebagai hewan lucu yang gambar mati karena cuaca atau serangan lainnya. Nah jika pembaca dirumah ini memelihara kelinci rex, berikut cara memelihara kelinci rex yang wajib diketahui.

1. Berikan Pakan Yang Berkualitas

Merawat hewan memang harus memberikan perawatan yang memadai dan tentunya yang nomer satu. Termasuk ketika memelihara kelinci rex yang memang dikenal lumayan rentan kesehatan yang lumayan lemah. Memilih pakan yang berkualitas dan baik akan menjaga imun kelinci rex dan memberikan ia kesempatan untuk hidup lebih lama.

Pastikan untuk memberikan pakan pagi dan sore secara teratur kepada kelinci rex peliharaan. Perlu diperhatikan dalam memberi pakan harus sayuran yang fresh dan bukan yang baru keluar dari kulkas. Jika ingin memberi makan rumput liar, pastikan untuk memberikan rumput yang tumbuh cukup akan sinar matahari dan tidak lembab.

2. Bersihkan Kandang Dengan Baik Dan Benar

Membersihkan kandanga\ menjadi point selanjutnya dalam merawat kelinci rex dan memang menjadi hal wajib dalam memelihara hewan. Pastikan untuk selalu membersihkan kandang kelinci dari sisa kotoran dan air kencingnya. Kuman akan mudah berkembang dan menebar virus jika kandang kotor dan kelinci akan lebih sensitive.

Bulu kelinci juga bisa lebih mudah rontok jika kuman menjangkitinya dan kandang dalam keadaan kotor. Kelinci rex ini dikenal memiliki bulu yang lebat dan kelebatannya ini jelas harus didukung dengan perawatan yang baik. Jadi bagi yang sudah siap untuk memelihara kelinci rex harus rajin membersihkan kandang nya ya!

3. Jangan Menaruh Kelinci Dalam Kandang Terlalu Lama

Pastikan untuk kelinci peliharaan pembaca semua untuk dibiarkan lepas liar di halaman rumah dan keluar dari kandang. Kandang yang sudah dibersihkan sekalipun tetap akan memberi kelembaban yang mengakibatkan kelinci tidak nyaman. Biarkan kelinci untuk terkena matahari langsung dan bersosialisasi dengan lingkungan.

Kelinci gemar berlarian untuk menstimulasi hormone kesenangan yang mampu mempertahankan kesehatannya. Jadi, jangan pelit-pelit untuk mengeluarkan kelinci rex peliharaan keluar dari kandang ya. Ingat, tolong diperhatikan ya.

4. Rutin Sisir Bulu Kelinci

Kelinci rex yang memiliki bulu lebat memang membutuhkan perawatan ekstra termasuk untuk menyisirnya selalu. Bulu yang lebat seringkali menjadi sarang tungau atau kutu yang bisa mengganggu kesehatan kulitnya. Menyisir bulu-bulu kelinci rex akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi kelinci.

Tentunya dengan menyisir bulu-bulunya, bulu yang ada juga akan senantiasa lembut. Potonglah bulu yang sudah terlalu panjang atau gimbal jika memang diperlukan. Pastikan untuk melakukannya dengan hati-hati ya!

5. Pastikan Kuku-Kuku Kelinci Terjaga

Tips lain untuk memelihara kelinci rex yang lucu dan memiliki bulu tebal adalah dengan memperhatikan kesehatan kuku-kukunya. Kuku yang terlalu panjang akan membuat kelinci menjadi kurang leluasa dan sewaktu-waktu mampu menyakitinya. Pastikan untuk selalu menjaga kesehatan kuku kelinci rex dan memantau perkembangannya.

Kelinci rex ini memang dikenal sebagai kelinci yang doyan akan kebersihan dan memang lebih manja ketimbang kelinci jenis lain. Bagi yang tertarik untuk memiliki kelinci jenis ini harus bersabar dan telaten ya. Semua demi kesehatan kelinci rex peliharaan.

Nah diatas adalah tips cara memelihara kelinci rex yang wajib diketahui dan diperhatikan untuk pemilik kelinci rex dirumah. Kesehatan kandang, tubuh hingga konsumsi makanan sangat diatur dan diperhatikan loh. Jika sudah siap dan ingin sekali memelihara kelinci rex, maka siapkan budget dan segala keperluannya ya!

Menarik dan Langka, Inilah 8 Ikan Hias Harga Selangit

Daya tarik ikan hias memang tidak main-main. Apalagi jenis ikan hias yang sulit ditemukan. Faktor inilah yang membuat ikan tersebut memiliki harga yang fantastis. Para kolektor ikan hias pun tidak tanggung-tanggung mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan ikan tersebut. Nah, berikut ini akan dipaparkan mengenai ikan hias harga selangit, simak ulasannya.

1. Arwana Platinum (Rp. 5,5 Miliar)

Ikan hias harga selangit yang pertama adalah jenis Arwana Platinum. Jenis Arwana Platinum bisa dijumpai di perairan Amerika Serikat, Afrika sampai Asia Tenggara. Ikan yang langka ini banyak diburu oleh para kolektor untuk dikoleksi. Karena spesiesnya yang langka menjadikan ikan ini dinobatkan sebagai ikan dengan harga termahal di dunia.

Harganya yang luar biasa mahal ini membuat ikan ini diistimewakan dan diperlakukan dengan sangat teliti. Dalam tubuh ikan ini biasanya akan diberi chip khusus pada setiap ikan. Hal ini bertujuan untuk membedakan antara ikan satu dengan yang lain.

2. Peppermint Angelfish (Rp. 400 juta)

Jenis ikan hias harga selangit ini sangat langka keberadaanya. Peppermint Angelfish terakhir kali dipublikasikan kepada masyarakat pada tahun 2012 silam. Tubuhnya yang memiliki corak putih dan merah membuatnya begitu menarik dan menjadi incaran pecinta ikan hias.

Untuk mendapatkan ikan jenis ini, para penyelam harus menggunakan peralatan khusus. Karena habitat ikan ini berada pada kedalaman tertentu, maka tidak sembarangan peralatan yang bisa menjangkaunya. Oleh karena itu tidak mengherankan jika ikan ini dibanderol dengan harga tinggi.

3. Bladefin Basslet (Rp.135 juta)

Bladefin Basslet hidup di sekitar perairan Karibia. Berbeda dengan jenis ikan sebelumnya, Bladefin Basslet memiliki ukuran tubuh yang kecil yaitu rata-rata 1,5 inchi. Karena ukuran tubuhnya yang mungil dan lincah berenang di celah karang ini membuatnya sulit untuk ditangkap.

4. Golden Basslet (Rp.110 juta)

Ikan hias harga selangit selanjutnya adalah Golden Basslet. Golden Basslet biasa di jumpai di perairan Pasifik dan Atlantik. Hal yang membuatnya mahal karena ikan ini sulit ditangkap karena sifatnya yang pemalu dan suka bersembunyi. Untuk menangkapnya dibutuhkan perangkap khusus.

5. Neptune Grouper (Rp.80 juta)

Ikan hias yang satu ini hidup di laut pedalaman. Ciri khas utama dari Neptune Grouper adalah coraknya yang beragam dan berubah seiring pertambahan umurnya. Ikan yang berumur lebih muda memili corak berwarna orange dan kuning sedangkan ketika dewasa warna ini akan berubah menjadi kuning kemerahan.

6. Nami Green Arowana (Rp.70 juta)

Walaupun Nami Green Arowana bukanlah jenis arwana yang sangat langka, pupulasi ikan jenis ini semakin berkurang hingga sekarang. Sekarang ini, ikan jenis ini sangat sulit ditemukan padahal dulunya sering dijumpai di perairan air tawar Asia. Hal ini karena ikan ini banyak diburu dan membuat harganya semakin melonjak di pasaran.

7. Australian Flathead Perch (Rp.67 juta)

Jenis ikan yang memiliki harga selangit lainnya adalah Australian Flathead Perch. Ikan yang pemalu dan suka bersembunyi di celah karang ini sangat sulit ditangkap. Mereka hanya akan keluar saat sedang berburu makanan. Untuk menangkapnya, menyelam ke dasar laut adalah hal yang harus dilakukan. Karena hal ini, tidak heran jika harganya mahal.

8. Wrought Iron Butterfly (Rp.32 juta)

Ikan yang hidup diperairan Jepang ini memiliki ukuran tubuh 6 inchi. Sesuai namanya, ikan jenis ini sangat lincah bergerak dalam air, gerakannya pun sangat menawan. Warna dasar dari ikan ini adalah hitam menuju abu-abu disertai pola bergaris yang berwarna kuning terang pada siripnya.

Nah, itulah pembahasan mengenai ikan hias harga selangit. Ikan hias ini dihargai mahal karena kesulitan untuk mendapatkannya.oleh karena itu, selain sebagai koleksi, ada baiknya melakukan budi daya terhadap ikan-ikan ini sebagai upaya pelestarian.